Bahrain dan Kuwait diam-diam serang Iran

Jet F-16 milik Bahrain. (Flight Global)
Jakarta (Metrotvnews/Aentenews) – Bahrain dan Kuwait dilaporkan telah secara diam-diam mengerahkan jet tempur untuk melancarkan serangan udara ke sejumlah situs militer di dalam wilayah Iran untuk pertama kalinya.
Informasi ini diungkapkan oleh beberapa sumber yang mengetahui isu tersebut kepada The Wall Street Journal (WSJ), dan dikutip dari metrotvnews.com.
Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, serangan udara yang dilancarkan pada awal Juli tersebut menargetkan depot penyimpanan drone dan rudal, di samping beberapa fasilitas militer lainnya.
Uni Emirat Arab (UEA), yang sebelumnya telah berulang kali menyerang wilayah Iran sejak awal konflik, turut memberikan dukungan intelijen mengenai target sasaran sekaligus perlindungan udara defensif, menandakan menguatnya kerja sama militer antarnegara Arab dalam menghadapi gempuran Iran.
Melansir WSJ, selama beberapa pekan terakhir Iran memfokuskan serangan balasannya ke arah Bahrain dan Kuwait.
Kedua negara Teluk Persia tersebut menampung pangkalan militer Amerika Serikat. Kendati kekuatan angkatan udara mereka relatif kecil dan mengandalkan jet tempur buatan AS serta Eropa, Bahrain dan Kuwait dilaporkan enggan membiarkan Teheran terus melancarkan aksi militer tanpa perlawanan.
Namun, menyusul publikasi laporan tersebut, Duta Besar Kuwait untuk AS membantah keterlibatan negaranya dalam aksi militer terhadap Iran.
“Negara Kuwait tidak berpartisipasi dalam operasi militer apa pun terhadap Iran, dan tidak mengizinkan wilayahnya digunakan untuk melancarkan operasi ofensif terhadap negara tetangga mana pun,” tegas Duta Besar Al-Zain Al-Sabah.//Redaksi.




