Irigasi belum pulih pasca banjir, petani gunakan pompa untuk pengairan sawah

Aceh Utara (Aentenews) – Para petani di Kabupaten Aceh Utara, memanfaatkan bantuan mesin pompa untuk mengairi lahan sawah mereka sehubungan jaringan irigasi yang terdampak bencana banjir di daerah itu belum berfungsi karena masih dalam tahap proses penyelesaian.
Menurut petani , Mansyari di desa Keujruen Blang Baktiya Barat, Aceh Utara hingga saat ini saluran irigasi Sub Daerah Irigasi (D.I.) Mon Sukon di daerahnya mengalami kerusakan parah pascabencana banjir, sehingga pasokan air menggunakan pompa.
“Agar tetap bisa mengolah lahan dan bercocok tanam, para petani mengandalkan sistem pompanisasi bantuan dari Unit Pengelola Irigasi (UPI) Jambo Aye-Langkahan,” kata Mansyari di Aceh Utara, Rabu (2/9/2026).
Ia menjelaskan, sistem pompanisasi tersebut memanfaatkan sumber air dari Sungai Sampoinet yang kemudian dialirkan melalui saluran pembuang irigasi, sebelum dialirkan ke lahan sawah.
Menurutnya, terdapat sejumlah desa yang menggantungkan pasokan air untuk mengairi lahan sawah menggunakan sistem pompanisasi , di antaranya desa Blang Nibong, Munje Peut, Mon Sukon, Lubok Mane, dan Blang Seunong dengan total lahan mencapai 50 hektare.
Untuk menjaga stabilitas distribusi air ke lahan sawah, kata Mansyari, petani bergotong royong membersihkan saluran pembuang irigasi yang terhubung langsung ke Sungai Sampoinet tersebut. “Pembesihan saluran irigasi agar aliran air ke lahan sawah petani berjalan normal,” tambahnya.
Sementara itu, petugas pengairan UPI Jambo Aye-Langkahan, Mawardi, menyatakan bahwa perbaikan pada saluran irigasi Sub D.I. Mon Sukon yang rusak parah tersebut saat ini dalam progres penyelesaian yang pekerjaannya sudah mencapai 80 persen.
“Kerusakan di lokasi memang cukup berat, tetapi petugas terus bekerja di lapangan. Saat ini progres perbaikannya sudah sekitar 80 persen,” ujar Mawardi.
Guna membantu meringankan beban petani selama masa pemulihan jaringan irigasi, pihak UPI Jambo Aye-Langkahan menyalurkan bantuan berupa unit mesin pompa air ke wilayah terdampak, seperti di Kecamatan Baktiya Barat.[
Aentenews by Ampelsa.




