Puting beliung terjang Bener Meriah, rumah dan meunasah rusak
Bener Meriah (Aentenews) – Sedikitnya lima unit rumah dan satu meunasah (mushala) dilaporkan rusak berat dan rusak ringan diterjang angin puting beliung yang disertai hujan lebat di dua kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis (25/6).
Bencana terjadi di Kampung Mekar Ayu, Kecamatan Timang Gajah, serta Kampung Ulu Naron, Kecamatan Pintu Rime Gayo. Angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba menyebabkan kerusakan pada bangunan warga, terutama pada bagian atap dan struktur rumah.
Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, membenarkan telah terjadi angin puting beliung di Bener Meriah dan kondisi terakhir masih dalam penanganan tim di lapangan.
Dua kecamatan yang terdampak angin puting beliung di kabupaten Bener Meriah itu,Kecamatan Timang Gajah dan kecamatan Pintu Rime Gayo
Berdasarkan Info dari Pusdalops Bener Meriah, dampak material dari angin puting beliung ini menyebabkan 2 unit rumah rusak berat, dan tiga rusak ringan serta 1 unit meunasah rusak berat di dua kecamatan tersebut.
Angin puting beliung merusak rumah warga atas nama Sirli, Said Ali, Abu Bakar, Ariyadi dan Andi Patiadi Fajar. Seluruh warga terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat sambil menunggu kondisi tempat tinggal mereka dinyatakan aman. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini.
Menindaklanjuti laporan kejadian, BPBD Kabupaten Bener Meriah melalui Tim Pemadam 02 Lampahan dan Tim Reaksi Cepat (TRC) segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta asesmen terhadap dampak bencana.
Hingga saat ini, proses pengecekan lapangan telah selesai dilaksanakan. BPBD Kabupaten Bener Meriah terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk melakukan pendataan lanjutan serta menyiapkan langkah-langkah penanganan terhadap warga terdampak.
BPBA terus menghimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang, serta selalu mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang guna mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi. //Aentenews by Ampelsa.




