Banda Aceh

Ribuan hidangan rayakan tradisi berbuka puasa bersama di Masjid Raya Baiturrahman

Banda Aceh (Aentenews) – Ribuan warga memadati halaman Masjid Raya Baiturrahman dan sebagian dari mereka membawa dalung berwarna keemasan berisi aneka makanan dan minuman untuk dihidangkan sebagai menu berbuka puasa.

Sekitar pukul 17.30 WIB  rombongan dari berbagai instansi pemerintah, lembaga dan masyarakat mulai memadati halaman Masjid Raya Baiturrahman. Peserta rombongan mulai menata dalung yang berisi makanan dan sementara masyarakat duduk bersila menunggu waktu berbuka  puasa.

Inilah bentuk tradisi yang masih bertahan dan terus dilestarikan  di tengah masyarakat Aceh yang berakar pada budaya islami, gotong royong dan berbagi dålam kebersamaan tanpa membedakan latar belakang sosialnya.

Tradisi kenduri akbar berbuka puasa di masjid tertua itu, dalam rangka menyambut Malam Nuzul Quran dan sekaligus penutupan kegiatan Aceh Ramadhan Festival yang digelar sejak tanggal 1 hingga 6 Maret 2026.

“Penutupan Aceh Ramadhan Festival dimeriahkan sebanyak 5.000 hidangan berbuka puasa itu dirangkai dengan peringatan malam Nuzul Quran,” kata  Wakil Gubernur Aceh, Fadhulullah dalam sambutannnya di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri dalam Negeri , Tito Karnavian, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf dan sejumlah pejabat pemerintah, forkopimda, ulama dan tokoh adat  serta masyarakat luas di kota Banda Aceh dan kabupaten Aceh Besar.

Wakil Gubernur Aceh menjelaskan, Aceh Ramadhan Festival yang telah berlangsung sejak 1 Maret lalu dan pada hari ini ditutup langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Kegiatan buka puasa bersama di Masjid Raya Baiturrahman yang menampilkan sejumlah atraksi budaya parade Idang atau makanan berbuka yang disediakan untuk ribuan masyarakat serta ie bu peudah peudah (bubur pedas) dan ie bu kanji (bubur kanji) yang disediakan gratis untuk masyarakat.

Tidak ketinggalan juga masakah khas Aceh, Kuah Beulangong atau gulai daging sebanyak delapan belanga ukuran besar sebagai pelengkap menu makanan berbuka puasa.

Sementara itu, panitia juga menyediakan booth makanan berbayar di lapangan parkir depan Masjid Raya, yang diisi oleh UMKM dari Banda Aceh dan Aceh Besar yang menyediakan berbagai makanan dan minuman berbuka.

Seusai berbuka puasa bersama, umat muslim melanjutkan shalat tarawih dan peringatan malam Nuzul Quran.

Aentenews by Ampelsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button