Aceh UtaraBudaya dan Seni

Bukan gebrakan biasa, MPU Aceh Utara sasar puluhan sekolah 

Foto Dok Pemkab Aceh Utara.

Aceh Utara (Aentenews)– Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Utara melakukan gebrakan program Saweu Sikula atau kunjungan ke sekolah  dengan menyasar sebanyak 54 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan untuk memperkuat pemahaman keagamaan dan karakter siswa berakhlak mulia.

Kepala Sekretariat MPU Aceh Utara Wahyuddin mengatakan pembinaan generasi muda tidak bisa hanya dilakukan oleh sekolah. Menurutnya, diperlukan sinergi antara ulama, pemerintah, guru, dan orang tua.

“Pembinaan generasi muda membutuhkan keterlibatan semua pihak. Ulama, pemerintah, guru, dan orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik,” kata Wahyuddin di Lhoksukun, kabupaten Aceh Utara, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan Saweu Sikula yang memasuki titik ke-12 ini yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Lhoksukon, Aceh Utara sebelum dilanjutkan ke sejumlah sekolah lainnya dihadiri Ketua MPU Aceh Utara Tgk H Abdul Manan didampingi bersama kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.

Program Saweu Sikula tersebut akan menyambangi 54 sekolah yang terdiri dari jenjang pendidikan SMP, MTs, SMA, dan MAN di berbagai wilayah Aceh Utara.

Kepala Sekretariat MPU , Wahyuddin mengatakan pembinaan generasi muda tidak bisa hanya dilakukan oleh sekolah dan  diperlukan sinergi antara ulama, pemerintah, guru, dan orang tua.

“Pembinaan generasi muda membutuhkan keterlibatan semua pihak. Ulama, pemerintah, guru, dan orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik,” kata Wahyuddin.

Dia menjelaskan, kegiatan Saweu Sikula tahun ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam di kalangan pendidik dan peserta didik. Selain itu, program tersebut diarahkan untuk memperkuat akidah, akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial.

Kehadiran ulama di lingkungan sekolah diharapkan dapat membuka ruang dialog bagi pelajar sekaligus memberikan penguatan nilai-nilai keislaman dalam menghadapi perkembangan zaman dengan berbagai tantangannya.

Program Saweu Sikula juga merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi MPU sebagaimana diatur dalam Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Ulama. MPU memiliki peran dalam memberikan pertimbangan, bimbingan, dan pembinaan kepada masyarakat, termasuk dalam bidang keagamaan.

Diharapkan, kegiatan tersebut dapat memperkuat kolaborasi antara ulama dan dunia pendidikan. Sinergi itu dinilai penting agar pelajar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai karakter dan akhlak yang baik.

MPU Aceh Utara menargetkan pesan-pesan keagamaan dapat menjangkau lebih banyak pelajar. Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah dalam menyiapkan generasi muda Aceh Utara yang cerdas, berkarakter, dan memiliki landasan keagamaan yang kuat.

Aentenews by Ampelsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button