Diduga keracunan MBG, sejumlah siswa dirawat di Puskesmas Bener Meriah
Foto Ilustras. Makanan Bergizi Gratis. Foto Aentenews/Ampelsa.
Bener Meriah ( Aentenews) – Belasan siswa Sekolah Dasar Negeri Timang Gajah, kabupaten Bener Meriah dilaporkan mendapatkan penanganan medis di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Lampahan daerah itu, diduga keracunan setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (2/9/2026).
Belasan siswa terpaksa dilarikan ke Puskesmas Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah karena mengalami keluhan sakit perut, mual, gatal gatal dan muntah setelah beberapa saat mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Kondisi di puskesmas sempat mendadak panik karena ramainya orangtua murid yang datang dan selain guru juga turut mendapingi siswa saat mendapat penanganan medis.
Hingga kini pihak Puskesmas tersebut belum dapat memastikan penyebab siswa mengalami gangguan kesehatan seusai menyantap MBG.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra yang dikonfirmasi Aentenews dari Banda Aceh, Rabu (2/9/2026). mengatakan kondisi terkini pasca kejadian dugaan keracunan, sebagian siswa sudah diperbolehkan pulang dan sebagian lainnya masih dirawat di Puskesmas.
“Laporan tertakhir yang saya peroleh dari petugas kesehatan, dari total 16 siswa yang dirawat, sebanyak enam orang sudah diperbolehkan pulang dan 10 siswa lainnya masih menjalan perawatan di Puskesmas Lampahan,” katanya Riswandhika.
Kadis Kesehatan Rinwandika yang datang menjenguk kondisi siswa di Puskesmas, mengatakan kronoligis kejadian itu setelah anak anak menyantap MBG pada jadwal makan siang. “Saat dirawat di Puskesmas beberapa siswa ada yang mengalami mual, pusing dan muntah,” ujarnya.
“Semoga anak anak kita yang dirawat di Puskesmas itu cepat sembuh dan dapat kembali belajar sebagaimana sebelumnya,” harapnya.
Terkait penanganan siswa yang diduga keracunan itu, Riswandka mengatakan seluruhnya dapat ditangani dengan baik di Puskesmas dan tidak ada yang dirujuk ke Rumah Sakit di ibukota Bener Meriah.
Aentenews by Ampelsa




