Pasokan air sawah di Kluet Raya kembali pulih

Tapaktuan (Aentenews) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan Provinsi Aceh melaui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menuntaskan proyek percepatan normalisasi saluran irigasi Gunung Pudung di Kecamatan Kluet Utara guna memastikan kelancaran pasokan air sektor pertanian di daerah itu.
“Alhamdulillah, atas perintah Bapak Bupati, pembersihan sedimen pada irigasi Gunung Pudung sore ini sudah selesai kita lakukan menggunakan alat berat,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Aceh Selatan Ruspiadi di Tapaktuan, Senin (1/6).
Ia menjelaskan pembersihan tumpukan sedimen berupa endapan lumpur dan pasir yang cukup tebal pada aliran irigasi vital tersebut dilakukan secara intensif dengan mengerahkan alat berat milik BPBD Aceh Selatan.
Pengerukan itu dilakukan karena pendangkalan saluran air sebelumnya sempat mengganggu distribusi air menuju lahan pertanian masyarakat serta berpotensi mengancam kelangsungan sekitar 1.700 hektare sawah produktif yang berada di wilayah Kluet Raya.
Menurut Ruspiadi, intervensi kedinasan ini merupakan tindak lanjut cepat dari instruksi langsung Bupati Aceh Selatan H. Mirwan, MS setelah menerima laporan dan keluhan dari masyarakat mengenai adanya ancaman kekeringan yang dapat memukul produktivitas hasil pertanian.
Melalui pengerukan dan pembersihan sedimen secara menyeluruh tersebut, aliran air kini dilaporkan telah kembali normal sehingga dapat mengairi persawahan warga secara lebih optimal.
“Semoga ini membawa manfaat besar bagi seluruh petani di wilayah Kluet Raya. Dengan normal dan efektifnya kembali aliran irigasi ini, diharapkan sawah-sawah masyarakat dapat kembali teraliri dan tidak lagi kekurangan air,” ujar Ruspiadi.
Selesainya normalisasi infrastruktur pengairan ini menjadi angin segar bagi ribuan petani setempat yang menggantungkan kebutuhan air untuk lahan pertaniannya. Kelancaran pasokan air ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas panen padi sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi pertanian masyarakat.
Langkah taktis yang diambil Pemkab Aceh Selatan ini juga dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesuksesan program ketahanan pangan nasional serta mewujudkan target swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Terkait hal itu, Pemkab Aceh Selatan turut mengimbau dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan serta kelestarian saluran irigasi yang telah dinormalisasi tersebut. Kesadaran kolektif dari warga diperlukan agar asas manfaat fasilitas irigasi ini dapat dirasakan dalam jangka panjang sebagai penopang kesejahteraan petani di kawasan Kluet Raya.//Aentenews by Ade Dirgantara




