
Kepala BNPB Suharyanto menyerahkan paket bantuan kapad warga terdampak di Aceh Utara. Foto Dok BNPB
Aceh Utara (Aentenews) – Sebanyak 72 unit hunian sementara (huntara) yang rusak akibat diterjang angin puting beliung pada Selasa (2/6/2026) di kabupaten Aceh Utara telah selesai diperbaiki dan dinyatakan siap ditempati warga terdampak bencana.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat meninjau huntara yang terdampak angin kencang di Kecamatan Langkahan, kabupaten Aceh Utara, Selasa (23/6/2026), menyaksikan seluruh bangunan telah selesai diperbaiki dan sudah dapat kembali ditempati masyarakat secara aman.
Pemerintah bergerak cepat menangani kerusakan Hunian Sementara (Huntara) akibat bencana angin puting beliung akibat cuaca ekstrem sehingga warga terdampak bencana sudah kembali menempati.
Sebanyak 72 unit huntara yang telah selesai diperbaiki itu, tersebar di enam desa, yaitu Desa Langkahan, Desa Rumoh Rayeuk, Desa Geudumbak, Desa Buket Linteung, Desa Alue Krak Kaye, dan Desa Lebok Pusaka.
Suharyanto menegaskan, sekecil apa pun permasalahan di lapangan, pemerintah pusat melalui BNPB atas arahan Bapak Presiden selalu memonitor dan segera mengambil langkah perbaikan. “Alhamdulillah, Huntara yang sebelumnya rusak diterjang angin puting beliung saat ini sudah diperbaiki seluruhnya,” katanya.
Selain itu, Kepala BNPB juga meminta kepada Pemerintah Daerah setempat untuk segera mengawal proses transisi hunian bagi para penyintas bencana menuju Hunian Tetap (Huntap) agar tidak terlalu lama tinggal di Huntara.
“Dan dalam kesempatan ini juga saya ingin menekankan kepada para pejabat daerah agar segera diajukan (data) dari pemerintah daerah, berapa pun dapatnya, kita segera bangun Huntap. Paling tidak di tahun 2026 ini sebagian sudah pindah ke hunian tetap, tidak semuanya tinggal di Huntara,” harap Suharyanto.
Aentenews by Ampelsa




